Cara Kembali Langsing Setelah Melahirkan

By Putu Dyah | Published 2nd May 2018

Beberapa waktu lalu, kita dihebohkan sama penampilan Kate Middleton yang langsung cantik langsing setelah melahirkan anak ketiganya. Kalau melihat foto-foto public figure kayanya gampang banget ya buat get back in shape pascamelahirkan. Tapi kenyataannya hal ini enggak berlangsung instan. Dilansir dari Baby Center, berikut cara-cara yang bisa Ibu coba untuk kembali langsing setelah melahirkan:

Menyusui

Menyusui jadi cara efektif buat mengembalikan bentuk tubuh, khususnya di masa awal setelah melahirkan. Untuk memproduksi ASI, kamu butuh sekitar 500 kalori yang bakal diambil dari tubuh Ibu.

Direct breastfeeding juga merangsang kontraksi yang dapat memperkecil ukuran rahim. Jadi kalau di masa awal menyusui ibu merasa nyut-nyutan di area perut, hal ini karena rahim kamu sedang berusaha kembali ke ukuran semula.

Di sisi lain, ada hal yang mesti Ibu perhatikan nih. Proses menyusui memang membuat kamu perlu kalori tambahan. Tapi jangan sampai makan berlebihan. Kalau kalori yang masuk lebih banyak dari kebutuhan, berat badan kamu malah bisa bertambah, walaupun kamu menyusui Si Kecil.

Olahraga

Olahraga wajib banget buat Ibu yang pengen tubuh langsing dan sehat. Bagi yang melahirkan normal, olahraga bisa mulai dilakukan enam minggu setelah melahirkan. Tapi bagi yang menjalani operasi caesar, sebaiknya hindari gerakan yang berat sampai dua bulan setelah melahirkan.

Kamu bisa memulainya dengan olahraga ringan seperti jalan kaki atau jogging. Terus kamu dapat memfokuskan gerakan latihan di bagian perut dan pinggul yang biasanya mengalami perubahan signifikan pascamelahirkan.

Cara Kembali Langsing Seteah Melahirkan
Tanya Larasati memakai korset untuk menjaga bentuk perut setelah melahirkan. (Dok: tanyalarasati.com)

Pakai korset

Banyak ibu yang memakai korset, bengkung atau stagen setelah melahirkan. Tujuannya buat menjaga bentuk perut agar tidak kendur. Cara ini juga dilakukan blogger Tanya Larasati yang sudah memiliki dua anak.

Lewat blog, dia cerita tentang pengalamannya memakai korset setelah menjalani operasi caesar. Menurut Tanya, korset adalah benda yang enggak boleh ketinggalan dipakai oleh ibu.

Dia bahkan sudah mulai memakainya sejak hari kedua pascamelahirkan. Tanya menggunakan korset selama 24 jam non stop dan hanya melepas saat mandi. Bagi dia, korset membantu pemulihan operasi dan memudahkan mobilitas.

Makan sehat

Konsumsi makanan sehat dapat membantu mengembalikan bentuk tubuh pascamelahirkan. Dalam situs Baby Center dijelaskan rekomendasi pola makan bagi ibu menyusui.

Pertama, selalu sempatkan sarapan. Kedua, makan banyak sayuran dan buah. Ketiga, konsumsi makanan tinggi serat seperti oat dan tambahkan juga konsumsi karbohidrat.

Keempat, konsumsi protein, khususnya buat kamu yang melahirkan lewat operasi caesar. Kelima, ibu dibolehkan konsumsi makanan high fat dan high sugar untuk mendapat kalori secara cepat. Tapi perhatikan porsi dan frekuensi makan agar tidak berlebihan.

Sebenarnya tidak ada patokan khusus tentang jumlah kalori yang dibutuhkan ibu menyusui. Hal ini tergantung berat badan ibu dan tingkat keaktifan kamu. Tapi pastikan Ibu tidak langsung menurunkan asupan kalori secara drastis.

Mengurus anak

Secara otomatis, mengurus anak bisa membuat kalori tubuh kita terkuras. Apalagi di masa newborn, ibu harus begadang buat menyusui dan menemani Si Kecil.

Seiring waktu, energi ibu bakal terpakai buat menemani anak bermain. Ada masanya ibu mesti lari-larian mengejar anak yang lagi semangat belajar jalan.

Banyak juga ibu yang tubuhnya jadi langsing setelah melahirkan karena harus mengurus anak sambil melakukan pekerjaan rumah atau bekerja di kantor. Aktivitas yang padat setelah ada Si Kecil tentunya membuat Ibu butuh energi lebih dari biasanya.

Dari semua cara tersebut, tentunya yang penting adalah melakukannya secara disiplin. Ibu juga mesti memahami kondisi tubuh dan tetap positive thinking agar rencana buat kembali langsing setelah melahirkan bisa terwujud.

(Dyah/ Dok: Pixabay, tanyalarasati.com)

Share This: