Yuk, Berikan Si Kecil MPASI Berbahan Superfood Lokal

By Putu Dyah | Published 9th March 2018

Superfood sering jadi pilihan makanan pendamping ASI (MPASI) agar bayi mendapat nutrisi terbaik buat perkembangannya. Tapi makanan super ini identik dengan bahan impor yang hanya di jual di tempat tertentu dengan harga tidak murah. Nah, ternyata di Indonesia, kita juga bisa lho mendapat superfood lokal yang mudah dijangkau.

Hal ini sesuai dengan prinsip pemberian MPASI yang ditegaskan praktisi baby led weaning, dr. Ratih Ayu Wulandari, IBCLC, yaitu agar kita memakai bahan yang mudah dijangkau di sekitar kita. Apa saja bahan makanan super dari Indonesia yang bisa kita pakai untuk MPASI?

Ikan teri

Pilihan ikan untuk superfood bukan cuma salmon lho. Kamu juga bisa mendapat nutrisi tinggi buat si kecil dengan memberikan ikan teri dalam menu mpasi mereka. Menurut data Nutrition Fact, ikan yang dikenal juga sebagai anchovy bisa jadi sumber protein yang baik.

Selain itu, teri juga kaya akan kalsium, fosfor, asam lemak omega 3, asam lemak omega 6 yang bermanfaat buat tubuh dan perkembangan otak. Beberapa produk impor menjual teri siap konsumsi dalam bentuk bubuk. Tapi kamu bisa memberikan teri yang digoreng atau dicampur dalam makanan lain untuk si kecil.

Ubi

Sejak dulu, ubi jadi sumber pangan di berbagai daerah di Indonesia. Ternyata makanan ini termasuk superfood yang baik buat bayi kita lho. Ubi mengandung karbohidrat, potassium, vitamin C, vitamin A dan kaya serat.

Makanan ini umumnya disukai para bayi karena memiliki rasa manis lewat kandungan gula alaminya. Penyajian ubi juga bisa divariasikan baik dalam bentuk puree, ubi rebus, ubi goreng atau kreasi makanan lainnya.

Tempe

Siapa yang tidak kenal tempe? Dalam Superfood, dijelaskan bahwa makanan berbahan kedelai ini merupakan sumber protein tinggi untuk tubuh sehingga cocok untuk perkembangan tubuh bayi. Dalam 166 gram tempe terdapat kandungan energi sebesar 320 kalori. Selain itu, tempe memiliki komponen probiotik yang bisa menjaga kesehatan pencernaan kita.

Untuk mpasi, tempe dapat disajikan dalam bentuk tempe goreng, kukus atau divariasikan dalam berbagai masakan seperti orek tempe. Kandungan gizi pada tempe membuat bahan makanan ini sering digunakan sebagai booster berat badan bagi bayi yang beratnya masih kurang.

Sukun

Si kecil sedang bosan makan nasi? Coba berikan buah sukun yang memiliki kandungan karbohidrat dan protein tinggi. Dengan mengonsumsi sukun, bayi kamu juga akan memperoleh asupan antioksidan, mineral, kalsium dan zat besi.

Dalam Dailymail disebutkan kalau buah yang juga dikenal sebagai breadfruit ini bakal menjadi sumber energi di masa depan. Satu buah sukun berukuran sekitar 3 kilogram, dapat mencukup kebutuhan karbohidrat untuk satu keluarga (berisi lima orang).

Untuk mpasi, sukun bisa dimasak sebagai sayur atau direbus menjadi fingerfood buat si kecil. Teksturnya yang lembut dan empuk seperti kentang membuat sukun mudah dicerna oleh anak-anak.

Pisang

Di Indonesia, kita bisa mendapat berbagai jenis pisang dengan rasa dan ukuran yang berbeda-beda. Nah, buah satu ini juga termasuk superfood yang baik buat si kecil. Dalam satu buah pisang terkandung 100 kalori dengan sumber energi utama berupa karbohidrat. Pisang juga memiliki serat yang baik untuk pencernaan bayi.

Sebagai mpasi, buah yang bertekstur lunak ini juga gampang dikonsumsi. Bayi dapat memakannya dalam bentuk puree atau fingerfood. Jadi, pas banget buat si kecil yang sedang belajar mengeksplorasi makanan.

Kecambah

Kecambah yang berasal dari kacang-kacangan, diyakini memiliki kandungan gizi lebih tinggi dari bentuk sebelumnya. Dikutip dari Livestrong, konsumsi kecambah akan memudahkan tubuh kita dalam menyerap nutrisi dari kacang-kacangan tersebut.

Dalam satu cup kecambah, terdapat kandungan protein, karbohidrat, vitamin B, vitamin C, zat besi, magnesium dan zinc. Untuk mpasi, kecambah bisa dikonsumsi dalam bentuk rebusan atau dicampur dengan sayuran lain.

Nah, ternyata di sekitar kita juga banyak superfood atau bahan makanan super yang bisa dipakai untuk mpasi si kecil ya. Jadi untuk mendapat makanan bernutrisi tinggi tidak harus selalu memakai bahan dari luar negeri. Kita juga perlu mengenalkan si kecil dengan makanan sehat yang ada di Indonesia.

(dyah/dok: Pixabay)

Share This: