Pentingnya Vitamin A dan B Saat Hamil

By Febi Purnamasari | Published 10th April 2018

Vitamin A dan B yang diperlukan bumil ada pada penganan sehari-hari dan mudah ditemukan (Dok. Pixabay)

Setidaknya ada sebelas vitamin yang dibutuhkan oleh ibu hamil untuk menjaga kesehatan diri maupun janin yang dikandungnya. Semua vitamin yang diperlukan bumil ada pada penganan sehari-hari dan mudah ditemukan. Parentalk merangkum daftarnya dari buku 9 Bulan yang Menakjubkan oleh Bonny D. Hall, dkk. Jenis-jenis vitaminnya kita runut secara alfabet ya, Bu! Kali ini kita bahas pentingnya vitamin A dan B saat hamil.

Vitamin A (retinol)

Tak hanya baik untuk penglihatan, vitamin A juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil. Selain itu, vitamin A juga merawat kecantikan ibu selama mengandung, seperti

  • menjaga gigi dan kulit tetap sehat,
  • memperindah dan memperkuat rambut, dan
  • membuat kuku jernih dan tak mudah patah.

Vitamin A diperlukan pula untuk pengembangan embrio menjadi janin serta pertumbuhan janin yang normal.

Ragam makanan yang mengandung vitamin A seperti wortel, sayuran hijau dan kuning, minyak ikan, margarin yang diperkaya vitamin A, kuning telur, dan susu. Dalam sehari, konsumsilah tiga porsi golongan makanan tadi, ya.

Vitamin B1 (thiamin)

Vitamin yang ada pada gandum, kacang-kacangan, hati, dan ragi ini dapat mengurangi rasa mual dan muntah, lho. Selain itu, thiamin juga menjaga kesehatan lambung dan usus serta membantu proses pencernaan.

Kabar baik lainnya, vitamin B1 dapat menyiapkan produksi ASI sejak dini. Maka jangan heran kalau dengar cerita teman yang ASI-nya banyak karena suka minum susu kacang kedelai.

Vitamin B2 (riboflavin)

Jenis vitamin ini sangat penting untuk pertumbuhan embrio di minggu pertama. Selain itu, riboflavin dapat membantu mengurai makanan juga mencegah gangguan mata dan kulit. Sama seperti thiamin, riboflavin dapat ditemukan pada gandum, ragi, dan hati. Susu, telur, dan sayuran hijau juga mengandung vitamin B2.

Vitamin B3 (niacin)

Ini dia salah satu vitamin yang membentuk sel otak janin. Niacin juga jadi vitamin alternatif yang bisa mengurangi mual dan muntah saat bumil mengalami morning sickness. Selain itu, vitamin B3 dapat mencegah pendarahan dan infeksi gusi. Gandum, ragi, susu, telur, hati, sayuran hijau, dan kacang tanah adalah asupan yang mengandung niacin. Jadi, boleh-boleh saja, lho, kalau ibu hamil senang ngemil kacang tanah dan roti gandum.

Vitamin A dan B yang diperlukan bumil ada pada penganan sehari-hari dan mudah ditemukan (Dok. Pixabay)

Vitamin B5 (asam pantotenat)

Kandungannya ada pada hati, telur, keju, dan kacang tanah ini dapat memelihara sel darah merah dalam tubuh ibu hamil.

Vitamin B6 (piridoksin)

Selain vitamin A, vitamin B6 juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Tak hanya itu, piridoksin membantu mencerna lemak dan asam lemak. Kamu bisa menikmati khasiatnya dari gandum, ragi, hati, pepaya, kentang, jamur, pisang, dan sirup tebu.

Vitamin B12 (sianokobalamin)

Vitamin B12 penting untuk pembentukan sel darah merah dan sistem saraf pusat janin. Jadi, perbanyaklah konsumsi gandum, ragi, hati, ikan, susu, dan kacang kedelai.

Selanjutnya kita akan mengupas seluk-beluk vitamin C hingga vitamin K dalam artikel Manfaat Vitamin C hingga K bagi Bumil.

(Febi/ Dok. Pixabay)

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published.