Minuman yang Baik dan Jahat untuk Anak

By Rolen Ria | Published 3rd March 2019

Di luaran, banyak sekali produk minuman maupun pure untuk bayi dan anak-anak (Dok. Shutterstock)

Di luaran, banyak sekali produk minuman maupun pure untuk bayi dan anak-anak. Orang tua pun perlu membaca komposisinya dengan cermat. Nah, kali ini Parentalk mau merangkum beberapa minuman yang baik dan jahat bagi anak. Dengan begitu, Parents dapat dengan mudah menyeleksi minuman yang boleh diberikan pada Si Kecil tanpa perlu berlama-lama membaca kandungannya.

Minuman yang baik dikonsumsi oleh anak

  1. Susu selain ASI atau susu formula baik bagi tubuh anak ketika ia telah berusia minimal satu tahun. Susu memiliki kandungan kalsium serta vitamin D yang penting untuk perkembangan tulang dan gigi anak. Susu kacang kedelai juga bisa dikonsumsi dengan rasa lebih manis dibandingkan susu sapi dan mengandung jumlah kalsium yang setara.
  2. Air putih merupakan minuman bebas kandungan mulai dari gula, lemak, kalori, sampai bahan tambahan yang dapat mengganggu kesehatan. Ibu dapat menambahkan potongan jeruk, lemon, daun min, ataupun ketimun ke dalam air putih untuk menambah rasa agar anak tidak bosan.
  3. Jus murni 100 persen, yakni jus yang terbuat dari buah asli dan tanpa tambahan gula. Anak yang meminum jus murni mendapatkan lebih banyak zat besi, folat, potasium, magnesium, dan vitamin C dibandingkan anak yang tidak meminumnya, lho. Tapi, pastikan anak mengonsumsi jus secukupnya saja setiap harinya, ya.
  4. Smoothies bisa menjadi kudapan yang baik untuk anak. Misal, smoothies susu dengan buah rasberi dan jeruk lalu tambahkan es batu. Ibu juga bisa membuat campuran yoghurt, pisang, dan stroberi dengan blender.

Hindari jenis minuman ini

Sirup merupakan minuman mengandung pemanis buatan yang dibuat menyerupai rasa buah asli. Begitu juga dengan soda, minuman energi, dan minuman dengan tambahan vitamin. Semua jenis minuman ini mengandung banyak sekali gula yang dapat menyebabkan obesitas dan gigi berlubang pada anak.

Selain itu, teh kemasan, minuman energi, minuman dengan embel-embel vitamin drinks, dan soda mengandung kafein. Jika mengonsumsi jenis-jenis minuman tersebut, anak lebih mudah terpengaruh efek kafein daripada orang dewasa. Efeknya seperti gangguan tidur malam atau tidur siang, kegelisahan, sakit kepala, masalah dengan perut atau pencernaan, dan menurunnya konsentrasi.

Semoga kita lebih teliti dan bijak lagi dalam menyuguhkan minuman bagi Si Kecil, ya!

(Rolen/Dok. Shutterstock)

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published.