Ide Kegiatan Anak Balita Edisi Niat

By Febi Purnamasari | Published 10th June 2018

 Kalau lagi enggak mager alias malas gerak, kamu bisa terapkan beberapa ide kegiatan anak balita edisi niat berikut ini selama puasa (Dok. Shutterstock)

Selama bulan puasa, sebagian besar dari kita pasti mengutamakan kegiatan bermain dalam ruangan untuk anak. Meski begitu, banyak hal seru yang bisa kamu lakukan bersama si kecil di rumah, kok. Kalau lagi enggak mager alias malas gerak, kamu bisa terapkan beberapa ide kegiatan anak balita edisi niat berikut ini.

Membuat karya seni (9 bulan ke atas)

Sediakan krayon dan kertas untuk si kecil agar ia bisa mencorat-coret sesuka hati. Jika ingin aktivitas yang sedikit berbeda, Ayah atau Ibu juga bisa menyediakan cat warna yang edible (aman bila termakan). Bahannya terdiri dari tepung terigu yang dicampur air lalu diteteskan pewarna makanan. Pastikan teksturnya kental seperti adonan kue, ya.

Alasi juga area bermain untuk memudahkan proses bersih-bersih nanti. Lalu, ajak si kecil mengecat di kertas dengan kuas, spons, atau tangannya sendiri. Sebaiknya kegiatan ini dilakukan menjelang mandi.

Manfaat:

  • Koordinasi mata dan tangan si kecil.
  • Pengenalan berbagai warna.
  • Mengenalkan konsep “kering” dan “basah.”
  • Mengenalkan konsep “kotor” dan “bersih.”
  • Menstimulasi daya imajinasi si kecil.
  • Kemampuan menyelesaikan masalah.
  • Sensory play.
  • Mengetahui preferensi tangan anak.

Melakukan kegiatan keterampilan hidup (1 tahun ke atas)

Permainan ini terinspirasi dari kegiatan keterampilan hidup dalam metode Montessori. Kegiatan keterampilan hidup memberikan kesempatan pada anak untuk belajar mandiri, Menurut Pendiri Komunitas Rumah Main Anak Julia Sarah Rangkuti, kemandirian dapat berkembang dengan baik jika anak diberikan kesempatan melalui latihan secara berulang dan terus-menerus.

Berikut ini adalah beberapa ide kegiatan keterampilan hidup untuk anak di atas setahun. Poin 4 dan 5 bisa dilakukan sembari Ibu menyiapkan makanan untuk si kecil atau hidangan berbuka puasa.

  1. Memindahkan makaroni dengan sendok dari satu mangkuk ke mangkuk lainnya (dry pouring).
  2. Menuang-nuang air dari satu gelas ke gelas lainnya (wet pouring).
  3. Memasukkan koin-koin ke dalam celengan.
  4. Memotong-motong tempe atau tahu rebus dengan pisau tumpul (untuk memoles mentega).
  5. Mengupas telur rebus.

Manfaat:

  • Stimulasi motorik halus.
  • Kekuatan otot tangan.
  • Keyakinan dan kepercayaan diri.
  • Koordinasi mata dan tangan si kecil.
  • Melatih kesabaran, fokus, konsentrasi, dan ketelitian.
  • Kemampuan menyelesaikan masalah.
  • Sensory play pada indra pendengaran atau peraba.
  • Kemampuan menyelesaikan masalah.

Main basket (1-2 tahun)

Tenang, bukan bermain basket di luar ruangan, kok. Pasang ring basket rendah saja di dalam rumah. Misal, di area ruang keluarga atau kamar tidur. Sambil duduk santai atau berdiri, Ayah atau Ibu bisa memasukkan bola ke dalam ring basket bersama si kecil. Permainan ini cocok buat anak balita yang sangat suka atau lagi ingin banyak bergerak.

Manfaat:

  • Koordinasi mata dan tangan anak saat melempar bola.
  • Koordinasi tangan dan kaki si kecil saat melompat.
  • Keseimbangan tubuh.
  • Fokus, konsentrasi, dan ketelitian.
  • Kemampuan menyelesaikan masalah.
  • Menguatkan otot-otot tangan si kecil.

Semoga ide permainan di atas bisa menjadi alternatif buat kamu dan si kecil selama bulan Ramadan, ya.

Referensi: Rumah Main Anak oleh Julia Sarah Rangkuti

(Febi/ Dok. Shutterstock)

Share This: