Buat Ayah Baru: Siapkan Stok Mi Instan Sekardus

By Putu Dyah | Published 4th October 2018

Ada fakta kesehatan di balik omongan buat ayah yang mesti menyiapkan mi instan setelah istri melahirkan.

Waah, istri lo baru lahiran ya? Siap-siap deh stok mi instan satu kardus di rumah.” Begitu omongan dari seorang teman ke suami saya, yang ketika itu baru saja menjadi ayah. Sementara saya yang baru melahirkan cuma ikutan ketawa sama becandaan itu, tanpa tahu maksud sebenarnya. Ternyata ada maksud di balik persiapan mi instan sekardus.

Menghitung hari lewat mi instan sekardus

Waktu mendengar obrolan soal sekardus mi instan ini, saya kira maksudnya untuk persiapan begadang atau makanan siap saji yang bisa cepat dimakan. Tentunya karena keberadaan bayi newborn bakal membuat orang tua kelimpungan. Jadi biar enggak repot, siapkan mi instan saja.

Ternyata eh ternyata, bukan itu maksudnya. Melainkan berkaitan dengan kondisi suami yang mesti “puasa” berhubungan badan dengan istrinya sampai selesai masa nifas. Terus apa kaitannya sama mi instan?

Jadi begini, biasanya dalam satu kardus mi instan kan ada 40 bungkus mi untuk satu porsi. Nah, para ayah bisa memakai ini untuk menghitung hari sampai masa nifas ibu selesai. Kalau setiap harinya Ayah mengonsumsi satu bungkus, maka setelah 40 hari seluruh mi instan itu sudah habis semua. Berarti masa nifas Ibu sudah selesai dan Ayah sudah bisa “buka puasa”.

Masa nifas ibu

Secara medis, memang rata-rata masa nifas perempuan yang baru melahirkan berlangsung sekitar 40 hari. Hal ini dijelaskan oleh dr. Benny Johan Marpaung, Sp. OG. dari RSIA Asih Panglima Polim.

“Rata-rata masa nifas itu 42 hari. Selama itu, tubuh wanita mengeluarkan darah kotor atau sisa-sisa persalinan, seperti orang menstruasi,” kata dokter Benny. Terus apa benar ayah perlu puasa berhubungan badan sampai seluruh bungkus mi instan habis alias sekitar 40 hari.

Buat Ayah Baru: Siapkan Stok Mi Instan Sekardus
Seks pascamelahirkan paling cepat bisa dilakukan setelah masa nifas. (Dok: Shutterstock)

Dokter Benny menyarankan agar hubungan badan baru dilakukan kembali setelah masa nifas Ibu selesai. Amannya ya selama 42 hari. Di masa itu, rahim mengalami involusi atau kembali ke ukuran normal. Otot-otot vagina juga mulai mengencang.

“Kalau kurang dari itu (42 hari) tidak dianjurkan karena dari segi medis tubuh ibu belum pulih. Terutama organ reproduksinya masih terbuka. Juga ada resiko bakteri dari luar vagina masuk ke dalam rahim dan beresiko terjadi infeksi,” tambah dokter Benny.

Ibu perlu waktu pemulihan pascamelahirkan

Selain itu, tubuh ibu juga perlu menjalani pemulihan setelah hamil dan melahirkan. Makanya, ada ibu yang memutuskan untuk menjalani tradisi dengan tidak pergi kemana-mana selama 40 hari. Tapi ada juga yang memilih buat keluar rumah agar cepat pulih dan menghindari baby blues.

Untuk wanita yang melahirkan secara normal biasanya butuh waktu 3-4 minggu sampai jahitan di perineum (bagian antara anus dan vagina) mengering. Sementara bagi mereka yang menjalani operasi caesar, jahitan di bawah perut biasanya sudah kering setelah 2-3 minggu. Tapi untuk jahitan dalamnya butuh waktu sekitar 3 bulan.

FYI ya Yah, banyak ibu yang merasa ngilu ketika pertama kali berhubungan seks setelah melahirkan. Jadi enggak sedikit ibu yang menunda-nunda atau terlihat seperti enggak bergairah buat berhubungan karena ingin menyiapkan tubuh dan mentalnya dulu. Jadi daripada memikirkan stok mi instan, usahakan buat memberi perhatian penuh dan mendampingi ibu di masa adaptasi pascamelahirkan. Kalau sudah lebih dari 40 hari dan Si Ibu masih belum siap juga, mungkin Ayah bisa pertimbangkan beli stok mi instan lagi, hehe.

(Dyah/ Dok: Shutterstock)

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published.