Ayah, Ini Persiapan Menyambut Bayi di Rumah

By Febi Purnamasari | Published 1st February 2019

Alih-alih deg-degan sampai menjadi salah tingkah menyambut kehadiran Si Kecil, lebih baik Calon Ayah mempersiapkan berbagai hal berikut ini di rumah (Dok. Shutterstock)

Hari perkiraan lahir istri hampir tiba dalam beberapa minggu saja. Sebagian calon ayah mungkin kebingungan dengan persiapan menyambut bayi di rumah.

Alih-alih deg-degan sampai menjadi salah tingkah menyambut kehadiran Si Kecil, lebih baik Calon Ayah mempersiapkan berbagai hal berikut ini di rumah. Parentalk merangkumnya dari buku Commando Dad: How to be an Elite Dad or Carer karya Neil Sinclair.

Bersih-bersih dan berbenah

Ayah bisa membersihkan secara mendalam kamar yang akan menjadi tempat si bayi tidur sehari-hari. Misal, membersihkan tembok maupun karpet dan mengelap berbagai furnitur di dalamnya.

Bersihkan juga permukaan-permukaan yang akan bersinggungan langsung dengan buah hati seperti tempat mengganti popok, bak mandi bayi, dan furnitur perawatan bayi lainnya.

Menjelang kedatangan si kecil, tunda dulu pengecatan karena baunya dapat membahayakan kesehatan bayi. Hindari pula penggunaan bahan kimia yang keras di kamar tidurnya.

Jaga kebersihan diri

Nantinya Calon Ayah akan sering bersentuhan dengan Si Kecil setelah ia lahir. Karena itulah, penting untuk rutin menjaga kebersihan diri dari sekarang. Kamu bisa membiasakan diri untuk menjaga kebersihan, misalnya mencuci tangan dengan sabun.. Pastikan juga Calon Ayah memiliki kuku-kuku yang pendek dan bebas kotoran.

Menyetok makanan

Jika calon Ayah dan Ibu tinggal berdua saja di rumah, memasaklah dalam jumlah banyak lalu bekukan dalam beberapa porsi sedari sekarang. Dengan begitu, nantinya Calon Ayah maupun Ibu tinggal menghangatkan makanan saja sebelum disantap.

Menurut Neil Sinclair, setelah Si Kecil lahir, orang tua tidak akan memiliki waktu untuk menyiapkan makanan. Strategi ini pun dianggap lebih baik ketimbang mengandalkan makanan siap saji setiap saat. Soalnya, makanan siap saji dapat memengaruhi kadar energi maupun suasana hati Calon Ayah dan Ibu saat harus bersiaga 24 jam di minggu-minggu pertama kehidupan buah hati.

Ciptakan lingkungan rumah yang aman

Seiring bertambahnya usia, Si Kecil akan banyak bergerak dan bereksplorasi dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Namun, ia belum mampu membedakan hal-hal yang membahayakan baginya. Jadi, tak ada salahnya menciptakan lingkungan rumah yang ekstra aman dari sekarang selagi Calon Ayah punya lebih banyak waktu.

  • Pastikan alarm asap atau detektor kebakaran berfungsi dengan baik jika menggunakannya di rumah.
  • Gunakan karpet yang tidak licin. Jika karpetmu cenderung licin, kamu bisa melapisi bagian bawahnya dengan alas antislip.
  • Pasang alat pemadam api di bagian dapur.
  • Ikat kabel-kabel yang teruntai.
  • Tutup steker yang tidak terpakai.
  • Gunakan pengaman tepi meja pada sudut-sudut tajam furnitur.

Catat nomor-nomor penting

Calon Ayah dapat menghimpun nomor-nomor penting mulai dari dokter, orang tua dan kerabat dekat, sampai nomor kegawatdaruratan lainnya. Selain dicatat dekat telepon rumah, masukkan juga nomor-nomor tersebut pada fitur panggilan cepat pada handphone kamu maupun pasangan.

(Febi/ Dok. Shutterstock)

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published.