Mengurus anak bayi hingga balita adalah pekerjaan fisik yang sangat menuntut tenaga ekstra setiap harinya. Rutinitas menggendong, memandikan, hingga menyusui di tengah malam menyebabkan seluruh tubuh sang ibu terasa remuk di penghujung hari.
Seiring bertambahnya usia dan berat badan anak, beban fisik yang ditopang oleh bahu, punggung, dan lengan tentu semakin membesar setiap minggunya. Postur tubuh yang terus membungkuk saat menyusui, menenangkan anak rewel, atau mengganti popok perlahan membuat tubuh Ibu terasa pegal.
Banyak perempuan sering mengabaikan rasa linu di sekujur tubuh ini dan memilih terus memaksakan diri demi memastikan semua urusan pengasuhan dan rumah tangga selesai. Padahal, tubuh yang mengalami keletihan hebat justru membuat gerakan ibu menjadi kurang gesit saat harus menemani anak bermain.
Di samping mengasuh, seorang ibu seringkali harus melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya sambil terus memantau pergerakan balita yang sedang lincah-lincahnya. Tidak jarang sang ibu harus menggendong anak menggunakan satu tangan sementara tangan lainnya mengaduk masakan di dapur.
Gerakan otot yang berulang secara intens setiap hari ini lambat laun menciptakan penumpukan asam laktat yang membuat sekujur badan terasa kaku. Jika dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan fisik yang tepat, ketegangan otot ini berpotensi memicu nyeri punggung yang mengganggu mobilitas harian sang ibu.
Sayangnya, banyak orang yang masih memandang sebelah mata ketika seorang ibu mengeluh akan fisiknya yang terasa letih. Keinginan untuk sekadar berbaring meluruskan kaki tanpa gangguan sering dicap sebagai bentuk keegoisan semata oleh mereka yang tidak mau mengerti.
Kenyataannya, orang tua juga perlu merawat tubuh mereka yang kelelahan secara rutin agar bisa terus beraktivitas secara normal. Membiarkan fisik terus diforsir melampaui batas secara perlahan akan menurunkan kualitas kesehatan ibu dalam jangka panjang.
Pada masa lalu, sang ibu bisa meluangkan waktu untuk pergi ke tempat spa untuk merilekskan badannya yang tegang pasca aktivitas fisik yang berat. Namun, bagi orang tua dengan bayi kecil, rasanya justru jadi lebih merepotkan ketika mereka harus keluar rumah.
Sisa tenaga yang ada keburu habis untuk mempersiapkan barang bawaan anak untuk dititipkan, memompa ASI cadangan, dan menghadapi kemacetan jalan raya. Oleh karena itu, keinginan untuk perawatan fisik di luar rumah pun terpaksa dicoret dari wishlist sang ibu.
Oleh karena itu, para orang tua tentu membutuhkan alternatif pemulihan fisik yang jauh lebih praktis dan hemat tenaga. Kebutuhan untuk merelaksasi otot kaku tanpa harus beranjak dari rumah ini bisa difasilitasi dengan menggunakan layanan home massage.
Sebagai salah satu opsi andalan, banyak keluarga muda kini rutin memanfaatkan aplikasi bTaskee Indonesia untuk memanggil jasa terapis. Para ibu bisa mendatangkan terapis pijat profesional langsung ke alamat rumah hanya melalui beberapa sentuhan jari di layar ponsel.
Salah satu keunggulan dari layanan massage keluarga bTaskee adalah teknik pijat yang tepat dan nyaman. Terapisnya sudah bersertifikat dan berpengalaman, sehingga bisa memberikan pijatan yang ampuh merilekskan otot-otot tubuh yang kaku, namun tetap terasa nyaman saat sesi layanan maupun pasca layanan.
Terapis pijat bTaskee juga sangat ketat dalam menjalani SOP untuk menjaga kebersihan diri dan peralatan yang digunakan, tidak kalah dengan fasilitas perawatan fisik di pusat perbelanjaan. Jadi, layanan mereka cocok untuk keluarga yang mengutamakan higienitas rumah, terutama ketika ada newborn atau toddler di rumah.
Keuntungan lainnya dari layanan bTaskee adalah tingkat fleksibilitas tempat dan waktu yang sangat memanjakan pihak pemesan dengan jadwal harian yang padat. Proses pemesanannya yang ringkas membuat pengguna bebas mengatur jadwal terapi agar bertepatan persis dengan momen tidur siang anak.
Menikmati pijatan langsung di ruang keluarga memberikan rasa aman tersendiri karena orang tua tetap berada satu atap untuk mengawasi buah hati. Pelanggan tidak perlu lagi repot bersiap-siap merias diri atau memanaskan kendaraan untuk keluar rumah demi mendapatkan pijatan berkualitas.
Merawat kebugaran jasmani seorang ibu adalah langkah perawatan diri yang dampaknya akan langsung terasa pada kelancaran rutinitas pengasuhan esok harinya. Ketika persendian bahu yang kaku sudah kembali lentur, seorang ibu pasti memiliki tenaga ekstra untuk kembali membopong dan bermain dengan buah hatinya.
Dengan memanfaatkan layanan home massage ini, seorang ibu bisa optimal dalam menjalankan kesehariannya dalam mengasuh anak dan mengurus rumah, tanpa mengabaikan kesehatan dirinya sendiri.